Selasa, 02 Februari 2016

Cara Mempercepat Wifi


Cara Mudah dan Ampuh Mempercepat Koneksi Wi-Fi atau Hotspot

Cara Mudah dan Ampuh Mempercepat Koneksi Wi-Fi atau Hotspot Sahabat kesal karena sering mengalami koneksi Wi-Fi yang lemot? Memang jengkel rasanya apabila sedang asik-asik berinternet, koneksi Wi-Fi yang kita gunakan mendadak jadi lemot atau bahkan sering terjadi koneksi yang super lemot. Padahal kita sedang membutuhkannya sekali, baik untuk mengerjakan tugas, menyelesaikan pekerjaan kantor atau bahkan sedang mendownload film favorit.
Cara Mudah dan Ampuh Mempercepat Koneksi Wi-Fi atau Hotspot
Sekarang sahabat tak perlu merasa kesal lagi saat mengalami atau menemukan koneksi Wi-Fi / Hotspot yang super lemot tersebut. Karena berikut ini Klik Ponsel akan coba membantu sahabat untuk memecahkan masalah koneksi Wi-Fi yang lemot, sehingga nantinya sahabat bisa berinternet dengan lebih nyaman dan lebih asik lagi.
Nah! Sebelum mengikuti langkah-langkah jitu cara mempercepat koneksi Wi-Fi, ada baiknya sahabat perhatikan dulu posisi Router yang ada di rumah, kantor atau di sekitar sahabat. Router sendiri merupakan media untuk mengirimkan paket data via suatu jaringan / internet. Karena posisi Router ini juga sangat penting untuk sahabat perhatikan sebagai lalu-lintas sinyal. Sebaiknya, letakan Router di dekat sahabat atau jangan terlalu jauh dari jangkauan perangkat Gadget yang sahabat gunakan. Setelah itu diperhatikan, sekarang saatnya ikuti langkah-langkah mudah Cara Mempercepat Koneksi Wi-Fi yang mudah-mudahan bisa membantu sahabat. Check this out! 
  1. Jika sahabat sedang membuka banyak aplikasi di perangkat Gadegetnya, sebisa mungkin Close aplikasi yang tidak diperlukan. Karena ini akan memakan banyak kapasitas RAM yang juga akan mempengaruhi koneksi internet.
  2. Cara berikut ini adalah cara mempercepat koneksi Wi-Fi dengan mengganti Internet Protocol (IP) pada PC sahabat, langkah-langkahnya :
  • Klik start pada PC
  • Klik Control Panel
  • Pilih Network & Internet Connection
  • Klik Network Connection
  • Lalu klik kanan pada Local Area Connection yang sedang sahabat gunakan, pilih Properties
  • Kemudian pilih Internet Protocol (TCP / IP) 4 dan klik Properties
  • Pilih atau tandai Use Following DNS Server
  • Isi Preferred DNS Server dengan kode 208.67.222.222 (Open DNS) atau 8.8.8.8 (Google DNS)
  • Isi Alternate DNS Server dengan kode 208.67.220.220 (Open DNS) atau 8.8.4.4 (Google DNS)
  • Kemudian klik OK
  • Terakhir, Restart koneksi internet yang sedang sahabat gunakan dan kemudian gunakan kembali.
Semoga langkah-langkah cara mempercepat koneksi Wi-Fi tersebut berhasil sahabat praktikan dan sekarang bisa kembali berinternet dengan koneksi yang lebih cepat

Cara Mengunci GPedit.msc / Group Policy

Janji adalah hutang....

Karena aku udah janji ma artikel sebelumnya tentang mengunci gpedit.msc, maka kali ini aku akan menjawabnya.

Sebelumnya mohon maap ma temen-2. Aku bisa online cuman senin-jumat aja. Aku bisa nulis-2 postingan hanya senin-jumat. So, sabtu-minggu adalah saat-2 istirahat aja di rumah.

OK, langsung meluncur deh....

Berikut cara untuk MENGUNCI GPEDIT.MSC :

1. Buka windows explorer. Klik tools dan pilih folder option. Di tab view, pastikan posisinya SHOW HIDDEN FILES AND FOLDERS sebab folder yang akan kita tuju di poin selanjutnya biasanya dalam posisi ter-hidden oleh system. Pastikan juga USE SIMPLE FILE SHARING (RECOMMENDED) di tab yang sama dalam keadaan TIDAK TERCONTRENG. Sebab kalo dalam keadaan tercontreng, tab security di properties file-nya ga akan nongol.







2. Back to explorer. Cari dan masuk ke C:\WINDOWS\system32 yaa..... lalu di system32 ini kamu cari aja folder "GroupPolicy" dan masuk aja ke folder itu.

3. Setelah masuk, klik kanan sebuah file (dalam format notepad, dengan extensi/type "Configuration Settings") lalu pilih properties. Di tab SECURITY contreng semua DENY-nya.







4. Back to poin 1. Pastikan di folder option, di tab view, "DO NOT SHOW HIDDEN FILES AND FOLDERS dan USE SIMPLE FILE SHARING (RECOMMENDED)"-nya tercontreng.

5. Sekarang coba buka run dan ketik gpedit.msc.....pasti ga bisa dioperate lagi bro... ^_^.




SEMOGA BERMANFAAT KAWAN.... ^_^

Cara Menyembunyikan Drive C dan D

Met sore kawan....

Ayo kita bermain lagi dengan gpedit.msc-nya.

Artikel kali ini tentang menyembunyikan drive komputer kita. Meski sangat jadul, tapi aku harap bisa menyumbang bagi temen-2 newbie yang penasaran dengan dunia komputer.

Disini aku juga baru belajaran koq bro....ga pinter-2 banget. So, mari kita belajar bersama (kaya jaman kerja kelompok aja saat SMA....he he he)

OK, langsung aja.

Sebenarnya setahu aku, banyak cara untuk menyembunyikan sebuah drive. Ada yang dari regedit (mungkin kapan-2 akan saya bahas disini juga), ada juga dari cmd, dan yang paling gampang adalah dari gpedit.msc (group policy).

So, ini dia cara menyembunyikan drive komputer dengan gpedit.msc :

1. Jangan buka windows explorer dulu yaa. Buka run dulu dan ketik gpedit.msc

2. Pilih User Configuration -- Administrative Templates -- Windows Components -- Windows Explorer. Cari di kolom sebelahnya dan klik kanan tulisan HIDE THESE SPECIFIED DRIVES IN MY COMPUTER dan pilih properties. (Selengkapnya liat gambar di bawah ini deh. Untuk memperbesar, silahkan aja klik gambarnya)




3. Pilih Enable, terus tentukan drive komputer yang akan kamu sembunyikan. Semisal di gambar bawah ini adalah drive C.




4. Sekarang buka deh windows explorer yang baru, lalu perhatikan apa yang terjadi (omongannya pak mario teguh :D)




5. Untuk mengembalikan ke settingan awal, kamu tinggal lihat poin 2 dan 3.....terus kamu pilih NOT CONFIGURED yaa...

Menyembunyikan File

Inget-inget jaman dulu waktu masih kuliah. Ada file-2 penting model "Bandung Lautan Asmara" yang pemeran-nya adalah mahasiswa itenas. Sampe-sampe file-nya dihidden di sebuah folder dengan nama SKRIPSIKU (coz dicampur ma skripsi, tp file bandung lautan asmara tadi dalam kondisi hidden)....he he he.

Teknik hidden file pertama kali diajari ma temen kuliahku (yang juga guru awalku kenal ma komputer). Masih sangat sederhana, coz bisa dibuka melalui folder option. Cuman kalo kejadiannya waktu itu siy udah luar biasa banget deh...he he he maklum, dulu komputer itu masih barang awam.

Bayangkan saja bro, aku dari dulu pengen belajar komputer ga pernah keturutan. SMP aja (kelas 2) masih belajar DOS (dan udah lupa :p). SMA (baru kelas 1 cawu 2) mulai kenal windows.....dan cawu 3-nya sebanyak 22 komputer di sekolahku amblas di embat maling. (Mangkel dan sakit ati bgt)......

Hingga kuliah, aku masih belum menjamah komputer lho (kira-2 semester awal).

Kira-2 semester 2-3 baru deh mulai kenal ma komputer di warnet. Si temenku (yg namanya hidayat) inilah yg suka ngajakin ngenet. Awal mula baru kenal bikin email di bolehmail, trs di yahoo, lalu kenal YM, maju lagi ke FS, maju lagi ke MIRC, maju lagi ke cara donlot/cari file di mbah google, dst....hingga sekarang kenal ma blog.

Lha koq malah curhat to...?? wkwkwkwk.... yo wislah, lgsng ke inti-nya saja. Teknik hidden file ini (mungkin) udah banyak yang tahu. Nah aku cuman nambahin sedikit teknik kecil sebagai pelapis untuk memperkuat supaya tuh file semakin klop ketika di hidden sehingga ga sembarang orang bisa buka kalo ga tau caranya.

Berikut teknik hidden file lapis 2 ala bebas blog :

LAPIS 1, DENGAN SECURITY DI FOLDER.
1. Buka windows explorer. Cari file yang akan di hidden. Saran saya, semua file itu dimasukkan ke dalam sebuah folder ya....!!

Sebelum memulai meng-hidden file, lihat dulu beberapa settingan folder option-nya

Caranya klik tools lalu pilih folder option



















2. (POIN PENTING) Di folder option, kmu pilih view dan PASTIKAN SETTINGAN "hidden files and folders" dalam kondisi DO NOT SHOW HIDDEN FILES AND FOLDERS. (Nanti akan dijelaskan pada poin selanjutnya)























3. (POIN PENTING LAGI) Scroll lagi turun dan cari tulisan USE SIMPLE FILE SHARING (RECOMMENDED). PASTIKAN CENTANG/CONTRENG pada tulisan itu dalam kondisi BELUM DI CONTRENG/CENTANG. (Nanti akan dijelaskan pada poin selanjutnya)


























4. OK, kita mulai melakukan hidden file-mu hingga 2 lapis. Pertama anggap aja folder yg akan di hidden (spt gambar di bawah ini, yaitu folder ARISAN) kalian klik kanan dan pilih properties.






















5. Pilih tab GENERAL. Lalu centang/contreng HIDDEN. Setelah itu di tab SECURITY, pastikan kmu contreng/centang DENY semua-nya. Lalu klik OK deh... (lihat 2 gambar berikut ini ya)


















































6. Jika keluar pertnyaan kaya gambar di bawah ini, pilih/contreng aja "apply changes to this folders, subfolders and files" lalu klik OK.

















SETELAH ITU FILE-MU AKAN LENYAP DEH.... (klo ga, file-nya bayang-2 gitu, dan kmu bisa re-fresh dengan tekan F5 biar ilang).

Nah, balik lagi ke FOLDER OPTION. Pada tab view, scroll turun dan cari tulisan USE SIMPLE FILE SHARING (RECOMMENDED). Kali ini kasih centang yaa.... (kebalikan dari point 3, POIN PENTING LAGI).

Ini adalah penjelasan dari point 3 tadi : Coba bandingkan, jika USE SIMPLE FILE SHARING (RECOMMENDED) di contreng sama ga dicontreng....?? kmu bisa lihat perbedaan-nya ketika file tersebut kmu klik kanan dan pilih properties kaya point 4.

Intinya USE SIMPLE FILE SHARING (RECOMMENDED) itu adalah "tombol buat nongolin/ngumpetin tab SECURITY di properties sebuah folder". So, klo kmu contreng deny berarti folder itu ga bakal bisa dibuka.



Aku anggap paham ya, coz aku capek nulisnya niy.... :)

Oiya, untuk melihat dan mengembalikan file-mu yang udah di hidden.....di FOLDER OPTION kmu pilih tab VIEW dan pilih tulisan SHOW HIDDEN FILES AND FOLDERS.

Berikut ini gambar sebuah folder yang ga bisa dibuka karena tadi security-nya di contreng DENY




Untuk mengembalikan settingan di atas, tinggal pilih SHOW HIDDEN FILES AND FOLDERS dan ilangin contreng USE SIMPLE FILE SHARING (RECOMMENDED). Lalu klik kanan filemu, hilangkan contreng HIDDEN di tab GENERAL dan juga hilangkan contrengan DENY di tab SECURITY-nya.


OK DEH, LAPIS PERTAMA HIDDEN FILE-NYA TERJAWAB. YAITU DENGAN SECURITY TADI... :D


LAPIS 2, NGUMPETIN FOLDER OPTION DENGAN GPEDIT.MSC :D

1. Masuk ke run, ketik regedit.















2. Pilih USER CONFIGURATION, lalu pilih ADMINISTRATIVE TEMPLATES, lalu pilih WINDOWS COMPONENT. dan terakhir pilih WINDOWS EXPLORER. Di kolom sisi kanan, cari tulisan REMOVES THE FOLDER OPTIONS MENU ITEM FROM THE TOOLS MENU dan lakukan klik kanan teruh pilih PROPERTIES.



















3. Di PROPERTIES, setting/contreng ENABLE lalu klik OK. Selesai deh, dan sekarang di cek apakah FOLDER OPTION nya udah ilang dari WINDOWS EXPLORER apa belum.


























4. Nah, ternyata dalam pengecekan FOLDER OPTION-nya ilang....wah, berarti kmu sukses bro.




















Itu artinya filemu udah diHIDDEN, di SECURITY, lalu tombol folder optionnya di ilangin juga.....byoh...byoh....emng segitu pentingnya ya file- itu.... he he he.

Besok akan aku ajarin juga deh, caranya mengunci GPEDIT.MSC nya he he he
Oiya, untuk mengembalikannya, ya pahami aja cara kerja-nya ini.

Mengembalikan System Restore

Apa siy system restore itu....??

Hmmm.... apa yaa...?? ga tau deh. Kalo aku pribadi menyebutnya sebagai "mesin waktu" sebuah sistem komputer. Maksudnya adalah, ketika komputermu hang/macet ga jelas, maka system restore-lah jalan alternatif yang baik untuk mengembalikan ke settingan sebelum hang/macet tadi.

System Restore bukan fitur baru dalam Windows XP. Bukan juga fitur yang sangat lama. System Restore sudah mulai diperkenalkan sejak Windows Me diluncurkan. System Restore memungkinkan seorang administrator untuk mengmbalikan system pad kondisi sebelumnya tanpa kehilangan data personal. Tindakan ini biasanya dilakukan bila perubahan yang di berikan/terjadi pada sistem Anda membuat sistem menjadi tidak stabil atau tidak sebagaimana mestinya.

Saya yakin udah banyak yang tau tentang system retore dan bagaimana cara mengaktifkannya.
Nah, yang saya bahas disini adalah, bagaimana jika system restore-nya di kunci oleh orang ga jelas....?? tiba-2 aja system restore-mu di matiin gitu deh, dengan alasan ntar kena virus....(preeett dah, bagi saya antivirus yang baik adl jalan terbaik. Klo kompieku pake duet antivirus lokal dan internasional yang sama-2 free. Yaitu SMADAV PRO dan AVAST HOME EDITION. Untuk SMADAV, aku udah pro coz free dari mas yudha untuk dibikin pro :D)

Yang jelas, kamu pasti akan mengaktifkannya lagi (jk ga setuju dgn si pelaku).

**) Cara aktif-in system restore yang umum adl :

1) Klik kanan pada My Computer, lalu pilih Properties

2) Pada jendela Properties, pilih halaman System Restore

3) Pada halaman ini, Anda dapat mematikan semua Sytem Restore pada partisi dengan memberikan tanda centrang pad opsi Turn off system restore on all drives (dibagian paling atas). Atau secara manual mematikan System restore satu persatu pad masing masing partisi.

Caranya :

a) Pilih partisi yang ada di kolom Available drives. Lalu tekan tombol setting di sebelah kanan

b) Kemudian berikan tanda centrang pad opsi turn off System restore on this drive



Nah, gimana klo "system restore" di 'My Computer'-nya (System Properties-nya) ilang....?? (alias disembunyikan). Liat aja gambar ilustrasi berikut.

Keadaan System Restore ketika di turn off oleh pelaku :







Keadaan ketika System Restore di System Properties di sembunyikan :

























Untuk mengembalikan itu semua, berikut tips ala BEBAS yang langsung pake petunjuk gambar.

Cekidot :

1. Buka START lalu pilih RUN dan ketik GPEDIT.MSC














2. Anda akan masuk ke GROUP POLICY. Disitu kamu bisa pilih COMPUTER CONFIGURATION, lalu ADMINISTRATIVE TEMPLATES, and then pilih SYSTEM, dan terakhir pilih SYSTEM RESTORE. Selengkapnya liat gambar berikut :



















3. Pada kolom kanan, klik kanan aja TURN OFF SYSTEM RESTORE lalu pilih PROPERTIES













4. Jika system restore-mu dikunci ma pelaku, pasti di setting centangnya ada di Enable/Disable. Nah, kalo untuk mengembalikannya lagi pilih aja NOT CONFIGURED trs klik OK.






















5. Tutup dan selesai deh. Aktifkan lagi System Restore-nya dengan cara (lihat tanda **) di atas

Membuka GPedit.Msc

Pernah mengalami ga bisa membuka GPEDIT.MSC karena DISABLE ga....??

Pada dasarnya saya pribadi hanya bisa membuka-nya (yang nanti akan saya jelaskan di bawah ini). Tp secara pribadi, saya sendiri ga bisa membuat GPEDIT.MSC menjadi DISABLE.

Udah mengobok-obok mbah google mencari tau cara membuat DISABLE, tapi yang ada adalah rata-2 hanya keluhan banyak orang yang GPEDIT.MSC (atau biasa disebut Group Policy) nya DISABLE dan ga tau cara membuka-nya.

So, mohon maap deh....saya ga bisa menampilkan dimana saat GPEDIT.MSC dalam keadaan DISABLE.

Dari sekian artikel cara membuka GPEDIT.MSC yang DISABLE tadi, nyaris ga ada penjelasan secara jelas dan gamblang dalam bahasa indonesia.

Nah, BLOG BEBAS akan menjawab itu deh....coz mengingat sekitar tahun 2009 lalu pas lagi mbenerin komputer HRD ternyata GPEDIT.MSC nya di DISABLE ma orang ga jelas (ga tau siapa).... ^_^

NOTE : CARA INI HANYA BERLAKU UNTUK WINDOWS XP, TIDAK UNTUK WINDOWS YANG LAIN....!!!!

Berikut cara MEMBUKA GPEDIT.MSC YANG DISABLE :

1. Pertama, buka WINDOWS EXPLORER klik TOOLS lalu pilih FOLDER OPTIONS. (Lihat gambar dibawah ini)















2. Sesudah masuk FOLDER OPTIONS, sekarang pilih FILE TYPES. Cari file .MSC terus klik CHANGE. Selengkapnya lihat gambar di bawah ini :


























3. OPEN WITH lalu BROWSE. Sekali lagi, lihat aja gambarnya di bawah ini :


























4. Sekarang cari file Microsoft Management Console (atau MMC) di SYSTEM32. Klo ga tau dimana tuh SYSTEM32, BROWSE aja di C:\WINDOWS\SYSTEM32\MMC.exe (file aplication).

Kalo masih ga paham juga, lihat aja gambar berikut :

Mengatasi gagal booting Windows

Cara mengatasi gagal booting windows di laptop/komputer (win 7)

Cara Mengatasi Komputer yang error saat booting dan loading windows melakukan looping serta restart berulang kali merupakan topik yang akan saya bahas. Ketika kita menggunakan software yang tidak sesuai tentu akan membuat sistem mengalami kesulian untuk mencocokkannya dengan perangkat keras (hardware).

Beberapa penyebab gagal booting dan hanya bisa masuk ke BIOS :
  1. Menggunakan Activator Windows 7 yang tidak sesuai.
  2. Memakai aplikasi Windows 7 Loader yang tidak sama dengan tipe Motherboard dan sistem komputer kalian.
  3. Proses uninstalling yang tidak selesai seperti Uninstall Deep Freeze.
  4. Terinfeksi oleh virus Sality atau lainnya.
  5. Saat proses pengupdatean mesin Windows Update, tiba tiba komputer mati, listrik padam / mati lampu, deep freeze terbuka kemudian tertutup lagi sehingga proses update tertunda dan berulang ulang.
  6. Mengganti salah satu komponen Registry pada regedit.exe di HKEY LOCAL MACHINE atau terjadi corrupt.
  7. Proses Kegagalan Booting karena tingkat kepanasan dari hardware atau terjadi crash Master Boot Record (MBR).
This is generally most useful if you’ve broken something and there’s a boot loader error, or if you have made the mistake of installing an older version of Windows on the same PC that already has Windows 7 which wipes out the boot loader.

Permasalahan diatas sebenarnya dapat diselesaikan tanpa harus melakukan install ulang. Langkah awal adalah dengan cara Masuk ke bagian Safe Mode dan lakukan pengubahan terhadap apa yang anda lakukan sebelumnya sebelum masalah tersebut terjadi.

Cara Masuk ke Safe Mode :
  • Restart komputer, laptop, atau notebook anda.
  • Setelah muncul BIOS atau tampil merk tipe dan nama laptop anda, tekan F8 secara berulang ulang.
  • Maka akan muncul panel yang berisi banyak menu.
  • Pilih Safe Mode, jangan pilih Safe Mode Networking atau Safe Mode with Command Prompt.
Apabila belum dapat terselesaikan juga, saatnya melakukan langkah yang sedikit rumit lagi. Pada proses ini, anda membutuhkan kaset CD/DVD Operating System Windows 7 bisa asli atau tidak. Hal yang terpenting adalah harus memiliki kesamaan tipe seperti Ultimate, Professional, Home Basic, Startup, Enterprise, dll.

Tidak hanya CD/DVD, jika anda mempunyai installer di flashdisk, itu juga bisa digunakan.

Agar windows anda dapat berjalan dengan normal dan tidak looping terus dapat mengikuti cara berikut :

1. Hidupkan komputer atau laptop anda.

2. Pada saat muncul tampilan BIOS, tekan F12 atau F2 untuk merubah setting Booting. Tampilan BIOS contohnya adalah merk Processor dan Motherboard anda seperti ASUS,Toshiba,HP, dll.

3. Masukkan CD/DVD Master Windows 7 / Vista / XP anda.

4. Kemudian pada panel BIOS, pilih BIOS Configuration untuk mengubah First Boot menjadi ke CD/DVD. Sedangkan jika anda menggunakan flashdisk yang berisi OS Windows ubah First Boot menjadi USB.

5. Ganti First Bootnya dari Harddisk ( SATA ), menjadi CD /DVD dengan cara tekan enter lalu pilih. Atau gunakan F5 untuk menurunkan posisinya.

6. Setelah itu, tekan F10 untuk melakukan SAVE. Restart komputer anda, biasanya otomatis.

7. Setelah di restart akan muncul tulisan ' Press Any Key From Boot to CD/DVD . . . '
    Tekanlah tombol apapun pada keyboard anda, contoh tanda panah atas bawah kanan kiri.

8. Maka akan masuk ke installer Windows, lalu pilih Repair Your Computer.

9. Tunggu beberapa saat, karena komputer akan melakukan cek sistem terlebih dahulu. Click Next.

10. Selanjutnya akan muncul jendela task yang memiliki 5 pilihan bagi anda. Anda dapat mencobanya satu persatu dari atas kecuali opsi Windows Memory Diagnostics.
Note : Pilih Startup Repair jika Windows anda masih normal. Jika Anda pernah melakukan backup silahkan pilih System Restore. Jika anda pernah melakukan restore point image, pilih System Image Recovery. Jika tidak keduanya pilih opsi Command Prompt.

11. Untuk opsi terakhir yaitu menggunakan Command Prompt maka akan muncul kotak berwarna hitam seperti cmd / dos. Jangan takut terhadap tampilan ini, karena masalah diatas akan segera selesai.

12. Ketik DIR C:
Ini untuk memanggil semua data yang ada pada Local Disk C khususnya sistem agar dapat diakses dan diperbaiki.

13. Ketiklah salah satu opsi di bawah ini, mulailah dari yang paling atas terlebih dahulu. Lalu tekan ENTER. Jadi ketiknya satu persatu tidak sekaligus.

bootsect.exe/nt60 c:

bootsect.exe/nt60 all

bootrec /fixmbr

bootrec /fixboot

bootsect /nt60 all /force /mbr

Jika anda telah menemukan tulisan 'The operation completed succesfully' silahkan restart komputer. Jangan menulis semua perintah eksekusi diatas.

Contoh hasil pengembalian boot sector ke default :

Jika telah melakukan semua perintah diatas, namun tidak ada yang berhasil, maka lakukan pemulihan pertama yaitu Startup Repair.

Catatan :
Anda harus mengubah First Boot kembali ke Harddisk jika sudah selesai perbaikan. Atau anda tidak perlu menekan tombol apapun ketika muncul tulisan 'Press any key from boot to CD/DVD...' Hanya saja akan membuat lama proses loading Windows anda.

Cara diatas 90% berhasil untuk cara mengatasi booting yang error di windows atau tidak dapat masuk windows dan hanya bisa ke BIOS. Jika tidak berhasil, anda harus melakukan install ulang .

Semoga bermanfaat bagi anda yang mengalami masalah booting error atau looping dan tidak dapat masuk ke Windows. :) ;)